Rabu, 09 April 2008

Malam Renungan

Terdengar alunan nada sendu,
saat sejenak mata akan terpejam,
tersentuh menghanyutkan kalbu,
alunan-alunannya membuka mata,
mengajakku merenung sedalam hati.

Tetesan demi tetesan air,
keluar dengan penuh perasaan.
Teringat akan dosa yang mengiringiku,
mengiringi langkah hidup.

Gelapnya malam, tanpa sinar lampu,
heningnya suasana,
Membuat lebih dekat
pada sang penguasa alam.

Terasa hati damai,
ketenangan menyilimuti suasana hati.
Begitu dahsyat keinginan taubat
dan membersihkan hati
dari segala noda hitam.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda